Ke Surga, Neraka dan Laos 1 hari

Buat yang akan berlibur ke Chiang Mai, jika ada waktu sempatkanlah untuk mengikuti daytrip yang bisa di pesan di travel agent di sekitar ho(s)tel, dimana harganya biasa dimulai dari 1000B. 

Ada banyak pilihan tujuan yang bisa diikuti, saya memilih sharing tour yang mencakup “hot spring , White Temple, Baan Dam , Long Neck tribe , Golden Triangle & Laos” termasuk makan siang. 

Life Of PAI, Ubud Rasa Thailand

Terletak di sebuah lembah yang indah , di provisi Mae Hong , Thailand Utara, dekat dengan perbatasan Myanmar , Pai bagaikan sebuah gambaran kartu pos dari masa lalu. 

Wat Saket / Golden Mount

Wat Saket Ratcha Wora Maha Wihan, atau dikenal juga sebagai Golden Mount atau 'Phu Khao Thong', adalah sebuah temple / wat dengan chedi / stupa berbentuk lonceng setinggi 58 meter berwarna kuning keemasan dan berisi peninggalan relic sang Buddha pemberian Negara India.

White Temple yang Unik di Chiang Rai

Ada lebih dari 33.000 kuil Buddha di Thailand, tetapi hanya ada 1 White Temple / Wat Rong Khun (วัดร่องขุ่น).

Temple ini dibangun tahun 1997 oleh seniman Thailand terkenal Chalermchai Kositpipat (เฉลิม ชัย โฆษิต พิพัฒน์).

Rencana awal Kositpipat adalah ingin membuat temple modern yang menghormati agama Buddha melalui gaya kontemporernya. Dia ingin temple ini menjadi pusat pembelajaran dan meditasi bagi orang untuk mendapatkan manfaat dari ajaran Buddha . 
Kositpipat menganggap kuil ini sebagai persembahan kepada Sang Buddha dan percaya proyek ini akan memberinya kehidupan abadi .Dia berusaha untuk sebebas mungkin tanpa dipengaruhi gaya dari periode lain dan mencoba untuk merintis jalan baru dengan gayanya itu.karena itu dia membiayai pembangunan kompleks temple ini seluruhnya dari uang pribadi atas penjualan karya seninya. 
Sampai saat ini , Chalermchai telah menghabiskan uang sampai 40 juta Baht. Dia tidak mau menerima sumbangan dari pemerintah, politisi atau jutawan. Jika ada sumbangan yang diterima, jumlahnya tidak melebihi THB10,000 Dan yang lebih hebatnya lagi, untuk melihat tempat ini kita tidak dipungut bayaran, alias gratis !
Pada Mei tahun 2015, terjadi gempa 6,3 R yang melanda Mae Lao - Chiang Rai. Temple ini mengalami cukup banyak kerusakan seperti ada beberapa pilar yang retak, dan mural yang rusak. Awalnya Kositpipat menyatakan bahwa temple ini harus dibongkar atas alasan keamanan. Tetapi lewat evaluasi berikutnya, diputuskan bahwa bisa diperbaiki dan proses restorasi diperkirakan akan memakan waktu sekitar dua tahun. 

Sampai sekarang, proyek konstruksi dan restorasi masih terus berlangsung. Nantinya jika keseluruhan kompleks ini selesai , akan ada total 9 bangunan, mulai dari temple utama, ruang meditasi, galeris seni, ruang tinggal para monk, dll dengan masa pembangunan diperkirakan selama kurang lebih 90 tahun, atau hingga tahun 2070 !

Temple utama di sini sekilas tampak seperti bangunan yang turun dari surga karena tidak seperti temple-temple di Thailand pada umumnya yang berwarna kuning keemasan, di sini 90% bangunan yang ada berwarna putih. Pemilihan warna putih melambangkan kesucian Buddha, sementara jutaan potongan kecil cermin melambangkan perefleksian diri dan menjelaskan bahwa kebijaksanaan Sang Buddha itu "bersinar terang di seluruh bumi dan alam semesta " .

Detail ukiran dan hiasan di temple ini sangat menakjubkan, mencerminkan ketelitian, kesabaran dan keahlian yang luar biasa. Keunikan lain yaitu desain arsitektur di sekeliling temple yang sangat tidak biasa, yaitu banyak patung atau ornament yang menyeramkan atau berasal dari modern pop culture seperti patung kepala Smeagol, Wolverine, Maleficient, Hellraiser, tengkorak, buaya dan lainnya.

Walaupun ada beberapa hal yang akan membuat kita mengernyitkan kening karena tidak mengerti apa yang dimaksud, tetapi imaginasi sang artis yang sangat imaginative dan menabrak norma apa yang biasa ada pada temple-temple pada umumnya akan membuat kita selalu mengingat temple ini. Akibat dari keeksentrikan menggabungkan ikon budaya dunia pop dan Buddha itu , mahakarya ini juga sempat menuai kritik dari pemerintah Thailand. 

Untuk masuk ke dalam bangunan utama temple, kita harus berjalan melewati jembatan yang dibawahnya dipenuhi ribuan tangan yang seakan-akan menggapai dari bawah kedalaman neraka. Begitu masuk ke dalam suasana berubah drastic dari yang putih dan suci menjadi merah membara bagai reprentasi api di neraka. Mata Anda akan terpaku pada mural menakjubkan yang menghiasi dinding yang menggambarkan Buddha berjuang melawan setan Mara. Gambar dari Mara ini mewakili Buddha yang berjuang melawan setan dalam diri sendiri sebelum ia mendapat pencerahan dan kemerdekaan dari pikiran-pikiran tidak baik melalui meditasi.
Walaupun di dalamnya tidak terlalu besar, tetapi banyak icon-icon modern terkenal, mulai dari Spiderman, Neo – the Matrix, George W. Bush, Angry Bird, Po Panda, Sailormoon Michael Jackson, Freddy Kruger, Terminator, Harry Potter, Superman, Hello Kitty, perang nuklir, serangan teroris, bencana alam, dan masih banyak lagi.

Koleksi icon-icon heroik tampak tidak beraturan, namun Kositpipat sengaja melakukannya untuk mengingatkan kita bahwa Super Heroes tidak ada dalam kehidupan nyata dan untuk menyelamatkan diri kita , kita perlu mengusahakan perdamaian dunia sendiri. Dan dimaksudkan untuk memberi pesan umtuk mengurangi penggunaan kekerasan dan senjata karena itu tidak akan menyelesaikan masalah.

Sayang karena penuh dengan pengunjung, sehingga kita tidak bisa berlama-lama didalamnya, dan tidak boleh membawa kamera, sehingga Anda harus pergi dan melihatnya sendiri. Atau membeli reproduksi karyanya di toko souvenir.

Anda juga dapat menyumbang donasi untuk temple ini dengan cara membeli daun logam dan dapat menulis pesan atau doa di bagian belakang. Daun logam ini kemudian akan digantungkan di pohon buatan besar yang ada. 
Dengan luas sekitar 9 acre, masih banyak bangunan lain yang bisa anda lihat, seperti adanya salah satu toilet terindah di dunia , museum dan Galeri Seni kecil. Jangan lupa mencari sebuah meja dimana disediakan kartu pos gratis dan stempel Wat Rong Khun untuk di cap di paspor Anda.



Dan jangan lupa jika kesana, masuklah ke dalam toiletnya yang berwarna emas,  dan sangat indah


Jadi, jika anda akan traveling ke kota Chiang Mai, sempatkanlah untuk pergi ke Chiang Rai dan mendatangi temple ini . Suatu pengalaman yang sangat mengesankan !

Cara menuju ke sana :

Wat Rong Khun , terletak 13 km di luar kota Chiang Rai . Jika bepergian dari Chiang Rai , Anda dapat pergi dengan songthaew ( angkutan umum truk pick - up  ) atau mengambil bus umum dari platform 7 dan 8 dari stasiun bus lama. ( Chiang Rai memiliki dua stasiun utama - lama dan baru ) . 
Bilang ke  sopir bus atau kondektur untuk menurunkan Anda di Wat Rong Khun . Tiket bus hanya 20 baht setiap jalan . Bus dan songthaews kembali ke Chiang Rai berangkat dari depan kantor polisi . 
Atau jika tidak mau repot, kontak travel agen di Chiang Mai untuk 1 day trip ke White Temple, Black House, dan beberapa tempat lain seharga mulai dari 900B

Tapi ingat, jika anda ikut dengan tour group seperti itu, waktu anda akan terbatas, sehingga tidak bebas mengeksplorasi keseluruhan tempat.

Oya, jangan datang menjelang tengah hari, karena temple akan tutup untuk istirahat makan siang.

Loy Krathong / Yee Peng Chiang Mai

November kemarin, saya akhirnya mendapat kesempatan untuk merayakan kemeriahan festival Loy Krathong (baca dulu di sini )  di Chiang Mai, Thailand. Festival ini sebenarnya dirayakan di seluruh penjuru Thailand. 

Tetapi di sini lebih istimewa karena ada aktivitas menerbangkan lampion secara bersamaan di malam hari / YeePeng (baca di sini ).  Di kota Bangkok sendiri, perayaan Loy Krathong hanya diperbolehkan untuk melarungkan Krathong di perairan, dan menerbangkan lampion dilarang karena membahayakan pesawat dan bisa menimbulkan efek kebakaran.

CHAO, (Boutique) Hostel Bangkok


Sebagai salah satu kota favorit di dunia untuk berlibur, Bangkok selalu melahirkan banyak tempat-tempat baru yang asyik untuk dikunjungi, baik dalam bentuk mall, night market, hangout spot di tepi chao phraya, dan masih banyak lainnya. Sehingga tentu saja banyak hotel / hostel baru juga dibuka untuk mengakomodir berbagai macam jenis traveler yang datang.

Yee Peng / Lantern Festival Chiang Mai


Sebentar lagi masyarakat di seluruh penjuru Thailand akan merayakan festival Loy Krathong . ( Baca di sini)  Selain perayaan  di air, Loy Krathong di Chiang Mai, ibukota kuno dari bekas kerajaan Lanna menjadi lebih istimewa dan lengkap karena  adanya festival Yi Peng . Yi berarti "dua" dan peng berarti "penuh hari bulan". Yi Peng mengacu pada hari bulan purnama di bulan kedua menurut kalender lunar Lanna (bulan kedua belas menurut kalender lunar Thailand).  Meskipun tanggal tepatnya berubah tiap tahun, tetapi  biasanya diadakan pada pertengahan bulan sampai akhir November, 3 hari sebelum atau setelah Loy Krathong. 

Loy Krathong : Festival Indah Thailand

Salah satu festival yang paling indah di Thailand adalah malam Loy Krathong,  dimana menjelang malam hari orang-orang berkumpul di sekitar danau, laut, sungai dan kanal untuk memberikan penghormatan kepada dewi air dengan melarung ( melepaskan, mengapungkan)  hiasan rakit seperi teratai berbentuk indah, dihiasi dengan lilin, dupa dan bunga ke air. Melihat  nyala dari ribuan  lilin tersebut berbinar di atas air, mengirimkan seribu titik-titik cahaya adalah suatu pemandangan menakjubkan.

Kuliner Top Bangkok : Soi Polo Chicken

KULINER TOP BANGKOK : Soi Polo Fried Chicken ไก่ทอดเจ๊กี (โปโล) 
Ini kali kedua saya makan di tempat ini. Mengapa harus ke sini lagi ? Karena sebagai seorang “chickentarian” , tempat ini “saya banget” (Saya seharusnya punya tshirt seperti yang dipakai para karyawan disana , I <3 Chicken :) )

Kuliner Top Bangkok : Mango Sticky Rice

Jika diadakan survey apa makanan penutup  atau dessert yang paling di sukai dari Negara Gajah Putih, pasti jawabannya adalah Mango Sticky Rice / Khao Niew Ma Muang.  

Kuliner Top Bangkok : Pad Thai

(The best) Pad Thai Thip Samai
Salah satu signature dishes di Thailand selain Tom Yam Goong yang bisa di beli di mana-mana, mulai dari gerobak pinggir jalan hingga ke restaurant mewah adalah Pad Thai . Disukai semua kalangan karena murah dan mengenyangkan.

Pad thai itu seperti kwee tiaw goreng , tetapi lebih tipis dan lebih kecil dan yang dipakai di tempat ini adalah Chanthaburi noodles yang di keringkan dengan cara di jemur, dan mempunyai texture yang lebih kenyal. Digoreng bersama dengan toge , tahu, telur dan kacang serta kucai.

Sebenarnya Januari lalu saya sudah pernah merasakan pad thai ini, tetapi untuk take away di hotel. Saat itu saya  merasa biasa saja, tidak istimewa. Itu mungkin karena konon katanya jika makanan dibawa pulang biasanya rasanya tidak seenak dimakan di tempat, sehingga saya bertekad mau mencoba sekali lagi makan langsung di tempat aslinya.

Tempat makan ini biasa saja, terletak di pinggir jalan, dan tidak mewah. Tetapi selalu penuh dipadati lokal Thai yang sudah mengantri untuk makan disana atau untuk di bawa pulang.
https://c8.staticflickr.com/1/494/32059676791_1a9611cd69_o.jpg
Bagian dalam sudah dipenuhi pengunjung sehingga saya duduk di trotar dengan pemandangan kemilau Wat Saket sebagai latar belakang. 

Sudah buka selama 50 tahun, tempat ini masih menggunakan arang untuk menggoreng setiap masakan, itu sebabnya ada aroma “smokiness” yang khas yang konon membuat pad thai ini lebih istimewa daripada yang biasa berjualan di pinggir jalan. 

Dan karena tempat ini biasanya didatangi local people, para pelayan tidak mengerti bahasa Inggris, tetapi untung ada (mungkin) anak ownernya yang masih muda dan agak ganteng yang dapat menjelaskan dalam bahasa Inggris :)

Ada 3 macam pad thai yang bisa dipesan, yaitu : veggie, chicken dan sea food (Bisa juga mengganti “noodle”nya dengan bihun, dan bisa memesan tanpa noodle sama sekali) Harga mulai dari 60 B. Sedangkan jika membeli di pinggir jalan biasanya seharga 40B.

Kali ini saya datang dengan 4 orang teman, jadi kita sengaja memesan ketiga macam menu pad thai tersebut agar tahu apa perbedaannya.

Setelah datang saya agak kecewa karena ternyata ukurannya cenderung lebih kecil. Waktu Januari lalu tampak lebih besar porsinya. 

Yang veggie penampakannya seperti orak-arik telur, tahu dan tauge. Yang ayam dilengkapi dengan udang kecil dan “The Superb Pad Thai” dengan beberapa udang besar di bungkus omelette telur sehingga seperti lumpiah basah.

Begitu pesanan datang kita juga diberi sepiring condiment yaitu beberapa batang daun kucai, jeruk nipis, toge mentah dan jantung pisang. Buat kita yang kurang terbiasa mungkin pertama kali akan terasa aneh memakan semuanya.

Hmm suapan pertama rasanya enak, ada sedikit manis , gurih dan terasa ada sedikit rasa asam, saus ikan dan taburan kacang tanah membuatnya pas karena membuat ada efek kriuk-kriuk. Lengkap ada berbagai rasa di sini : asam , asin, manis dan gurih ( tanpa MSG ya...)

FYI, Thai people masih suka menambahkan bubuk cabe, sambal , minyak ikan dan……gula ke dalam makanan ! Itu karena tidak ada kecap manis dan pengganti garam untuk memberi rasa ain.

Well, IMHO oke sih, rasa enak, original tapi tidak ruarrr biasa. Cukup nilai 8 saja.

Oya, selain pad thai kita juga memesan semangkok bihun dari gerobak yang ada di depan Thip Samai. Nah ini rasanya juara ! 8,5 deh !

Dan ada beberapa gerobak makanan lain yang bisa dicoba dari kue, buah-buahan dan mixed drinks di trotoar samping Thip Samai.

Pratu Phi Pad Thai (ผัดไทยทิพย์สมัย (ผัดไทยประตูผี))
Jam Buka: Setiap hari, 6:00pm ke 12:00am
Alamat :
313 Maha Chai Road Samran Rat, Phra Nakhon 
( 313 ถ.มหาไชย สำราษราษฎร์ พระนคร กรุงเทพฯ )
Bangkok

Kuliner Top Bangkok : Boat Noodles


Ke Bangkok itu berarti 3 hal : sightseeing, shopping & kuliner ! YES YES YES ! 

Di trip ke Bangkok April kemarin, kita menyempatkan ( menjadwalkan diri harus kesana, tepatnya ) untuk menjajal (lagi) 4 tempat yang dianggap sebagai TOP KULINER SPOT YOU HAVE TO TRY yang selalu masuk dalam daftar recommend place to go versi beberapa media / blog yaitu : 
  • Thai boat noodles 
  • Pad Thai 
  • Fried Chicken 
  • Mango & Sticky Rice
(The Best)Thai boat noodles / Kuay Tiau Rua (ก๋วยเตี๋ยวเรือ) 
Mengapa disebut Boat Noodle ? Karena dahulu kala sejarahnya memang mie ini dijual di atas perahu yang mengarungi berbagai kanal, sungai atau di berbagai floating market. Tetapi walau sekarang sudah “mendarat” tetapi tetap menyandang nama “boat noodle” untuk menjaga nilai historisnya.

Dan itu juga mengapa tiap mangkok porsinya sangat minimalis, itu juga sengaja karena untuk mencegah agar kuahnya tidak tumpah karena dihidangkan dari perahu yang selalu bergoyang. Oh jadi masuk akal kenapa harus repot-repot menyiapkan ratusan mangkok tiap harinya.
Terletak di pinggir selokan yang kurang asyik dipandang mata, ada 4 restaurant yang saling bersaing untuk menjual the best boat noodle. Cara membedakannya gampang, karena di tiap restaurant para pelayannya memakai kaos yang seragam berwarna orange, pink, biru atau ungu.

Sayang , pada saat datang di bulan April kemarin saat Songkran, restaurant yang disebut sebagai “ the best” sedang tutup (Sutyot Kuetiau Lua Pa Yak / seragam oranye)

Untung di restaurant tetangganya yang memakai seragam warna ungu buka. Restaurant ini bernama “Pranakorn”. Lokasinya paling depan, menghadap jalan raya. Dapurnya terbuka dan terlihat beberapa tumpukan mangkok Restaurannya terbagi dalam 3 section, non AC, ber AC dan di lantai 2.

Untung di menunya ada gambar foto dan bahasa Inggris , sehingga tidak sulit untuk memesan makanan. Kita bisa memilih dari 5 rasa yang dan memakai mie atau bihun atau soun. Karena tempat ini biasanya hanya di datangi local people, jadi rata-rata pelayan tidak bisa berbahasa Inggris. Dan karena tidak mengerti apa yang harus dipesan, jadi kita hanya menunjuk-nunjuk yang ada di gambar menu saja.

Tidak memakan waktu lama, beberapa mangkok pesanan sudah tersaji di meja. Show Time ! 

Dry Noodle without soup terasa enak dengan bayam dan cacahan daging babi, baso babi , beserta remah kacang dan bubuk cabai kering. 

The thicken Soup tasted rasanya mirip dengan dry noodle tetapi dengan kuah yang lumayan pedas.

Rasanya endessss !!! Tidak pernah memakan hidangan seperti ini di Indonesia. Kuahnya kaya akan rasa, gurih, enak dan membuat nagih, karena sudah di campur beberapa bumbu dan rempah serta sedikit darah babi untuk memperkuat rasa kuah. 

Dengan porsi yang hanya 3-4 suap sudah habis, tidak heran orang bisa memesan hingga belasan mangkuk sekali makan. Bukan pemandangan aneh jika di meja ada tumpukan mangkok menjulang tinggi seperti menara.

Tetapi karena saat itu kita punya rencana untuk makan all you can eat beberapa waktu kemudian, hingga kita hanya membatasi diri untuk makan 1-3 mangkuk saja. Di restaurant tetangga, bahkan ada promosi jika memesan 20 mangkuk, akan diberi gratis sebotol Pepsi besar ! 

Jangan lupa untuk memesan juga pangsit dan dorokdok babi sebagai pelengkap atau topping. Dorokdok kulit babinya enak sekali karena renyah, gurih dan sedikit asin. Menyesal karena hanya memesan 1 mangkuk saja :(
Untuk yang tidak makan pork, datanglah sebelum pukul 3 sore karena rata-rata menu dengan daging beef habis setelah pukul 4 sore

Harga dipukul rata flat @12B untuk boat noodle atau topping pangsit & dorokdok.

Jika restauran dengan menu seperti ini ada di Indonesia, slogan yang cocok adalah " Walaupun porsinya se uprit, tapi rasanya selangit".

Ini video review  dari seorang food blogger terkenal :
Lokasi :
Victory Monument
BTS – Victory Monument (Exit 3)
Buka jam 11.00-21.00
Jalan menuju Fashion Mall kemudian setelah melewati monument turun ke bawah . Sebrangi kanal/selokan besar dan ada beberapa Restaurant terletak tepat di samping kanal itu.

Tips Bagaimana Memilih Hostel Yang Oke di Bangkok



Tips Bagaimana Memilih Hostel Yang Oke di Bangkok

Para pemula yang mau ke traveling ke luar negeri seperti ke Bangkok-Thailand biasanya bingung mau memutuskan untuk tinggal dimana.

Apalagi saat ini ada banyak pilihan antara di Hostel, Hotel atau Air BnB. 
  • Budget minimalis tapi ingin tinggal di tempat yg nyaman dengan fasilitasnya lengkap seperti di hotel berbintang 
  • Solo traveling dan ingin mencari teman baru dari berbagai penjuru dunia ? 
  • Atau malah traveling ramai-ramai dengan teman ? 

All You Can Eat Bangkok MURAH !

Di beberapa kota besar di Thailand, ada konsep restauran yang menyediakan menu All You Can Eat Buffet, Do It Yourself : Thai BBQ dengan harga mulai dari 150B (beda lokasi beda harga) saja ! Wih, sangat menggiurkan sekali bukan ? Murah , meriah, mengenyangkan !

Yang dimaksud dengan All You Can Eat adalah kamu bisa makan apapun yang tersedia, bebas sebanyak apaapun. Ada banyak sekali menu yang dapat dipilih dari berbagai menu Thai, Sea Food & Western Food, mulai dari makanan pembuka seperti roti dan berbagai selai, salad, SomTam, berbagai macam daging mentah ( chicken, pork, sea food) yang dapat di olah menjadi main course, Spaghetti, French Fries, Chicken Nuggets, dll dan kemudian ada berbagai macam dessert seperti Es Campur ala Thai , buah-buahan dan Es kelapa, dll.

Anda dapat mengambil sebanyak yang Anda inginkan tapi tolong menjadi perhatikan kapasitas perut anda dan tidak membuang-buang makanan ! Karena jika nanti anda menyisakan banyak sisa makanan di meja yang tidak termakan, akan kena denda.
Buffet karena sistem ala prasmanan, kamu mengambil sendiri makanan yang ingin disantap di deretan meja prasamanan , dan bisa bolak balik kembali mengambil apapun yang anda inginkan.
Yang dimaksud dengan Do It Yourself adalah kamu harus mengolah sebagian makanan sebelum disantap sendiri, tanpa bantuan waiter. Tapi jangan takut, gampang sekali “memasak” makanan hingga menjadi layak santap.

Sedangkan yang dimaksud dengan "Thai BBQ" adalah cara memanggang daging / sayuran dengan memakai sebuah kompor bertenaga listrik dan sebuah alat panggangan berbentuk kubah yang dikelilingi “kolam” untuk merebus makanan.

Saya sudah mencoba 2 kali di Bangkok dan 1 kali di Phuket. Dan kali ini akan mencoba lagi di tempat ketiga yang berbeda di Bangkok . Kali ini lokasinya berada di pusat kota dan dekat dengan sebuah station BTS*. Harga seorangnya @159B (makan saja, diluar harga minum)
Restauran seperti ini umumnya dipadati oleh warga lokal saja. Biasanya mereka datang kesini rombongan, minimal berempat. Memang dengan cara mengolah makanannya yang cukup memakan waktu bisa memberi banyak waktu bagi kita untuk mengobrol dengan teman atau keluarga. Oleh karena restaurant seperti ini jarang didatangi turis, hampir semua tulisan yang ada di dalam restauran dalam bahasa Thai, dan jarang ada karyawan yang mampu berbahasa Inggris. Jadi anda harus berimprovisasi sedikit.

Jadi langkah pertama setelah anda datang ke tempat ini adalah memilih bangku , sebisa mungkin yang dekat dengan meja prasmanan, sehingga jika nanti anda akan bolak balik tidak perlu berjalan jauh.
Waiter akan datang dan membawa “pot” dan menuangkan air di “kolam” sekelilingnya sambil menyalakan kompor. Kemudian mereka akan menaruh sebotol minuman bersoda ukuran 1 L dan beberapa air mineral serta 1 bucket es batu. Anda bisa mulai menuju meja prasmanan dan memilih makanan apa yang akan anda santap. Ambil juga beberapa piring kosong, dan jangan lupa saus untuk membumbui makanan. 
Setelah kembali ke meja, anda bisa mulai “memanggang” daging mentah yang anda ambil, caranya dengan meletakan potongan daging di “pot” tersebut. 

Di 2 tempat terdahulu disediakan potongan lemak babi yang dipakai untuk membantu pemanggangan agar daging tidak terlalu kering. Tetapi di tempat ini tidak ada jadi kita memakai mentega yang disediakan untuk membuat roti.

Untuk sayuran anda bisa juga merebusnya di “kolam” di pinggir “pot” itu, seperti “steamboat Anda tinggal mengatur tingkat kematangan daging yang anda panggang atau rebus. Untuk menambah rasa anda juga dapat mencocol daging pada saus dan baru membakarnya. Jika nanti air yang ada di “kolam” sudah berkurang, anda tinggal menambahkannya sendiri dengan menuangkan air baru dari teko yang tersedia di meja. Gampang saja bukan ?

Ingat, jangan mengambil makanan dengan porsi terlalu banyak. Secukupnya saja, jika dirasa kurang anda bisa mengambilnya lagi. Daripada nanti tidak termakan akan menjadi mubazir.

Jika anda sudah merasa kenyang, dan akan pulang, panggil waiter untuk meminta bon / bill. Biasanya sebotol air mineral, ice bucket seharga 20B dan soft drink 60B. Sehingga jika anda makan berempat, minum 1 soft drink & 3 botol air mineral, biaya yang dikeluarkan menjadi :

4X159 + 3X20 + 60 + 20 = 776 B
776B X Rp. 410 = Rp. 318.16
Jadi hanya sekitar Rp. 80 ribu saja !

Meskipun tempat ini tidak tergolong bersih, makanan yang disediakan bukan top notch, tetapi sangat seimbang dengan uang yang anda keluarkan bukan ? Juga merupakan pengalaman makanan yang menarik untuk diceritakan nanti sesaat pulang ke Indonesia !

* Maaf, lokasi dirahasiakan khusus untuk klien pembuatan itinerary Bangkok

Tiket Atraksi Liburan Murah Bangkok Pattaya HuaHin

Pesan Tiket Atraksi Murah Bangkok-Pattaya
Mau Liburan ke Bangkok ? 
Nonton Show Ladyboys Terkenal di Pattaya ?
Foto-Foto Seru di Santorini Hua Hin ? 
Pesan E-ticket Murah Untuk Menghemat Biaya !

Sekarang ini Bangkok sudah menjadi salah satu tujuan favorit turis Indonesia untuk berlibur.

Gak mahal koq liburan kesana.

Salah satu tips pintar menyiasatinya adalah dengan memesan tiket masuk tempat-tempat atraksi disana terlebih dahulu dengan harga yang lebih murah di Indonesia !