Showing posts with label kuliner bangkok. Show all posts
Showing posts with label kuliner bangkok. Show all posts

Tempat Makan(an) Halal Di Asiatique

Makanan kuliner Halal murah enak Thai Food Di Asiatique
KALAU LIBURAN DI BANGKOK WAJIB KE ASIATIQUE
DAN INI ADA TEMPAT KULINER HALAL DEKAT ASIATIQUE

Salah satu tujuan wisata asyik di malam hari yang wajib didatangi saat berlibur di Bangkok adalah ke kompleks Asiatique Riverfront yang terletak di pinggir sungai Chao Phraya.

BAIYOKE SKY DINNER KENYANG & VIEW KEREN

Dinner Super Kenyang dengan View Keren Di Baiyoke Sky Hotel

Untuk yang akan berlibur di Bangkok dan ingin menikmati makan malam istimewa sambil melihat pemandangan indah kota Bangkok harus mencoba datang ke Sky Restaurant yang berada di lantai 75 & 76 Baiyoke Sky Hotel. 

MAIDREAMIN CAFE KAWAIII !


Buat kamu-kamu yang suka dengan Pop Japanese Culture atau pernah berfantasi 'kinky' (upps sorry) dengan dilayani waitres perempuan muda imut memakai busana ala French Maid sebaiknya jangan lupa datangi kafe yang satu ini.

Night Market Suasana Retro Cowboy di Siam Gypsy


Bangkok tidak pernah kehabisan tempat seru untuk berbelanja barang-barang unik sambil berfoto dengan latar belakang keren. Coba datang saja ke Siam Gypsy Market, pasar malam bertema retro dan dunia western cowboy wild wild west terletak di utara Bangkok.

Thai Chicken Rice (Ter)Enak di Bangkok ?

Salah satu makanan di Thailand yang paling gampang dibuat, murah, disukai semua umur dan dapat dimakan kapan saja adalah Thai Chicken Rice / Khao Mun Gai atau biasa kita kenal seperti Nasi Hainam khas Singapore.

EAT AM ARE Steak TerHitz Bangkok

Di Bangkok makan steak ? Well, mengapa tidak jika enak, mengenyangkan dan murah ? 

Eat Am Are adalah sebuah restaurant khusus steak yang sangat digemari anak muda Bangkok.

Walaupun cabangnya tersebar di 5 tempat di area sekitar Victory Monument, tetapi jika saat makan malam, rata-rata semua tempat tersebut penuh hingga harus waiting list selama beberapa menit.

Wisata Kuliner Chinatown Bangkok

Wisata Kuliner enak di  Chinatown Bangkok
Yang Hobi Wisata Kuliner Wajib ke  Chinatown Bangkok
Hunting Makanan Apa Saja di Chinatown Bangkok ? 

Bagi penggemar kuliner, tidak sah jika datang ke Bangkok tetapi tidak hunting makanan ke area Chinatown. Bangkok's Chinatown is the World's most renowned street food destination untuk para turis ataupun masyarakat lokal.

Makan Murah Don Muang #2

Setelah airport Don Muang mengalami lonjakan penumpang yang luar biasa, di lakukan renovasi besar untuk peremajaan dan meningkatkan kenyamanan penumpang. 

Terminal 2 / Domestik mendapatkan kesempatan make over terlebih dahulu sehingga menjadi lebih keren dan nyaman di banding terminal international.

Mencoba Roti Bakar Chinatown Bangkok

roti bakar panggang yaowarad chinatown bangkok

MENCOBA TOASTED BREAD PALING TERKENAL DI BANGKOK

Dari berbagai macam kuliner yang ada di Chinatown Bangkok, ada beberapa yang menonjol karena banyaknya orang yang antri untuk makan atau membeli makan di situ. 

Salah satunya adalah tempat yang menjual roti panggang bakar ini.

Hang Out Tha Maharaj

Sebagai kota favorit destinasi para Wisatawan dunia Bangkok selalu berkembang dengan banyak dibukanya tempat-tempat baru dengan berbagai konsep unik.

Kuliner Top Bangkok : Soi Polo Chicken

KULINER TOP BANGKOK : Soi Polo Fried Chicken ไก่ทอดเจ๊กี (โปโล) 
Ini kali kedua saya makan di tempat ini. Mengapa harus ke sini lagi ? Karena sebagai seorang “chickentarian” , tempat ini “saya banget” (Saya seharusnya punya tshirt seperti yang dipakai para karyawan disana , I <3 Chicken :) )

Kuliner Top Bangkok : Mango Sticky Rice

Jika diadakan survey apa makanan penutup  atau dessert yang paling di sukai dari Negara Gajah Putih, pasti jawabannya adalah Mango Sticky Rice / Khao Niew Ma Muang.  

Kuliner Top Bangkok : Pad Thai

(The best) Pad Thai Thip Samai
Salah satu signature dishes di Thailand selain Tom Yam Goong yang bisa di beli di mana-mana, mulai dari gerobak pinggir jalan hingga ke restaurant mewah adalah Pad Thai . Disukai semua kalangan karena murah dan mengenyangkan.

Pad thai itu seperti kwee tiaw goreng , tetapi lebih tipis dan lebih kecil dan yang dipakai di tempat ini adalah Chanthaburi noodles yang di keringkan dengan cara di jemur, dan mempunyai texture yang lebih kenyal. Digoreng bersama dengan toge , tahu, telur dan kacang serta kucai.

Sebenarnya Januari lalu saya sudah pernah merasakan pad thai ini, tetapi untuk take away di hotel. Saat itu saya  merasa biasa saja, tidak istimewa. Itu mungkin karena konon katanya jika makanan dibawa pulang biasanya rasanya tidak seenak dimakan di tempat, sehingga saya bertekad mau mencoba sekali lagi makan langsung di tempat aslinya.

Tempat makan ini biasa saja, terletak di pinggir jalan, dan tidak mewah. Tetapi selalu penuh dipadati lokal Thai yang sudah mengantri untuk makan disana atau untuk di bawa pulang.
https://c8.staticflickr.com/1/494/32059676791_1a9611cd69_o.jpg
Bagian dalam sudah dipenuhi pengunjung sehingga saya duduk di trotar dengan pemandangan kemilau Wat Saket sebagai latar belakang. 

Sudah buka selama 50 tahun, tempat ini masih menggunakan arang untuk menggoreng setiap masakan, itu sebabnya ada aroma “smokiness” yang khas yang konon membuat pad thai ini lebih istimewa daripada yang biasa berjualan di pinggir jalan. 

Dan karena tempat ini biasanya didatangi local people, para pelayan tidak mengerti bahasa Inggris, tetapi untung ada (mungkin) anak ownernya yang masih muda dan agak ganteng yang dapat menjelaskan dalam bahasa Inggris :)

Ada 3 macam pad thai yang bisa dipesan, yaitu : veggie, chicken dan sea food (Bisa juga mengganti “noodle”nya dengan bihun, dan bisa memesan tanpa noodle sama sekali) Harga mulai dari 60 B. Sedangkan jika membeli di pinggir jalan biasanya seharga 40B.

Kali ini saya datang dengan 4 orang teman, jadi kita sengaja memesan ketiga macam menu pad thai tersebut agar tahu apa perbedaannya.

Setelah datang saya agak kecewa karena ternyata ukurannya cenderung lebih kecil. Waktu Januari lalu tampak lebih besar porsinya. 

Yang veggie penampakannya seperti orak-arik telur, tahu dan tauge. Yang ayam dilengkapi dengan udang kecil dan “The Superb Pad Thai” dengan beberapa udang besar di bungkus omelette telur sehingga seperti lumpiah basah.

Begitu pesanan datang kita juga diberi sepiring condiment yaitu beberapa batang daun kucai, jeruk nipis, toge mentah dan jantung pisang. Buat kita yang kurang terbiasa mungkin pertama kali akan terasa aneh memakan semuanya.

Hmm suapan pertama rasanya enak, ada sedikit manis , gurih dan terasa ada sedikit rasa asam, saus ikan dan taburan kacang tanah membuatnya pas karena membuat ada efek kriuk-kriuk. Lengkap ada berbagai rasa di sini : asam , asin, manis dan gurih ( tanpa MSG ya...)

FYI, Thai people masih suka menambahkan bubuk cabe, sambal , minyak ikan dan……gula ke dalam makanan ! Itu karena tidak ada kecap manis dan pengganti garam untuk memberi rasa ain.

Well, IMHO oke sih, rasa enak, original tapi tidak ruarrr biasa. Cukup nilai 8 saja.

Oya, selain pad thai kita juga memesan semangkok bihun dari gerobak yang ada di depan Thip Samai. Nah ini rasanya juara ! 8,5 deh !

Dan ada beberapa gerobak makanan lain yang bisa dicoba dari kue, buah-buahan dan mixed drinks di trotoar samping Thip Samai.

Pratu Phi Pad Thai (ผัดไทยทิพย์สมัย (ผัดไทยประตูผี))
Jam Buka: Setiap hari, 6:00pm ke 12:00am
Alamat :
313 Maha Chai Road Samran Rat, Phra Nakhon 
( 313 ถ.มหาไชย สำราษราษฎร์ พระนคร กรุงเทพฯ )
Bangkok

Kuliner Top Bangkok : Boat Noodles


Ke Bangkok itu berarti 3 hal : sightseeing, shopping & kuliner ! YES YES YES ! 

Di trip ke Bangkok April kemarin, kita menyempatkan ( menjadwalkan diri harus kesana, tepatnya ) untuk menjajal (lagi) 4 tempat yang dianggap sebagai TOP KULINER SPOT YOU HAVE TO TRY yang selalu masuk dalam daftar recommend place to go versi beberapa media / blog yaitu : 
  • Thai boat noodles 
  • Pad Thai 
  • Fried Chicken 
  • Mango & Sticky Rice
(The Best)Thai boat noodles / Kuay Tiau Rua (ก๋วยเตี๋ยวเรือ) 
Mengapa disebut Boat Noodle ? Karena dahulu kala sejarahnya memang mie ini dijual di atas perahu yang mengarungi berbagai kanal, sungai atau di berbagai floating market. Tetapi walau sekarang sudah “mendarat” tetapi tetap menyandang nama “boat noodle” untuk menjaga nilai historisnya.

Dan itu juga mengapa tiap mangkok porsinya sangat minimalis, itu juga sengaja karena untuk mencegah agar kuahnya tidak tumpah karena dihidangkan dari perahu yang selalu bergoyang. Oh jadi masuk akal kenapa harus repot-repot menyiapkan ratusan mangkok tiap harinya.
Terletak di pinggir selokan yang kurang asyik dipandang mata, ada 4 restaurant yang saling bersaing untuk menjual the best boat noodle. Cara membedakannya gampang, karena di tiap restaurant para pelayannya memakai kaos yang seragam berwarna orange, pink, biru atau ungu.

Sayang , pada saat datang di bulan April kemarin saat Songkran, restaurant yang disebut sebagai “ the best” sedang tutup (Sutyot Kuetiau Lua Pa Yak / seragam oranye)

Untung di restaurant tetangganya yang memakai seragam warna ungu buka. Restaurant ini bernama “Pranakorn”. Lokasinya paling depan, menghadap jalan raya. Dapurnya terbuka dan terlihat beberapa tumpukan mangkok Restaurannya terbagi dalam 3 section, non AC, ber AC dan di lantai 2.

Untung di menunya ada gambar foto dan bahasa Inggris , sehingga tidak sulit untuk memesan makanan. Kita bisa memilih dari 5 rasa yang dan memakai mie atau bihun atau soun. Karena tempat ini biasanya hanya di datangi local people, jadi rata-rata pelayan tidak bisa berbahasa Inggris. Dan karena tidak mengerti apa yang harus dipesan, jadi kita hanya menunjuk-nunjuk yang ada di gambar menu saja.

Tidak memakan waktu lama, beberapa mangkok pesanan sudah tersaji di meja. Show Time ! 

Dry Noodle without soup terasa enak dengan bayam dan cacahan daging babi, baso babi , beserta remah kacang dan bubuk cabai kering. 

The thicken Soup tasted rasanya mirip dengan dry noodle tetapi dengan kuah yang lumayan pedas.

Rasanya endessss !!! Tidak pernah memakan hidangan seperti ini di Indonesia. Kuahnya kaya akan rasa, gurih, enak dan membuat nagih, karena sudah di campur beberapa bumbu dan rempah serta sedikit darah babi untuk memperkuat rasa kuah. 

Dengan porsi yang hanya 3-4 suap sudah habis, tidak heran orang bisa memesan hingga belasan mangkuk sekali makan. Bukan pemandangan aneh jika di meja ada tumpukan mangkok menjulang tinggi seperti menara.

Tetapi karena saat itu kita punya rencana untuk makan all you can eat beberapa waktu kemudian, hingga kita hanya membatasi diri untuk makan 1-3 mangkuk saja. Di restaurant tetangga, bahkan ada promosi jika memesan 20 mangkuk, akan diberi gratis sebotol Pepsi besar ! 

Jangan lupa untuk memesan juga pangsit dan dorokdok babi sebagai pelengkap atau topping. Dorokdok kulit babinya enak sekali karena renyah, gurih dan sedikit asin. Menyesal karena hanya memesan 1 mangkuk saja :(
Untuk yang tidak makan pork, datanglah sebelum pukul 3 sore karena rata-rata menu dengan daging beef habis setelah pukul 4 sore

Harga dipukul rata flat @12B untuk boat noodle atau topping pangsit & dorokdok.

Jika restauran dengan menu seperti ini ada di Indonesia, slogan yang cocok adalah " Walaupun porsinya se uprit, tapi rasanya selangit".

Ini video review  dari seorang food blogger terkenal :
Lokasi :
Victory Monument
BTS – Victory Monument (Exit 3)
Buka jam 11.00-21.00
Jalan menuju Fashion Mall kemudian setelah melewati monument turun ke bawah . Sebrangi kanal/selokan besar dan ada beberapa Restaurant terletak tepat di samping kanal itu.

All You Can Eat Bangkok MURAH !

Di beberapa kota besar di Thailand, ada konsep restauran yang menyediakan menu All You Can Eat Buffet, Do It Yourself : Thai BBQ dengan harga mulai dari 150B (beda lokasi beda harga) saja ! Wih, sangat menggiurkan sekali bukan ? Murah , meriah, mengenyangkan !

Yang dimaksud dengan All You Can Eat adalah kamu bisa makan apapun yang tersedia, bebas sebanyak apaapun. Ada banyak sekali menu yang dapat dipilih dari berbagai menu Thai, Sea Food & Western Food, mulai dari makanan pembuka seperti roti dan berbagai selai, salad, SomTam, berbagai macam daging mentah ( chicken, pork, sea food) yang dapat di olah menjadi main course, Spaghetti, French Fries, Chicken Nuggets, dll dan kemudian ada berbagai macam dessert seperti Es Campur ala Thai , buah-buahan dan Es kelapa, dll.

Anda dapat mengambil sebanyak yang Anda inginkan tapi tolong menjadi perhatikan kapasitas perut anda dan tidak membuang-buang makanan ! Karena jika nanti anda menyisakan banyak sisa makanan di meja yang tidak termakan, akan kena denda.
Buffet karena sistem ala prasmanan, kamu mengambil sendiri makanan yang ingin disantap di deretan meja prasamanan , dan bisa bolak balik kembali mengambil apapun yang anda inginkan.
Yang dimaksud dengan Do It Yourself adalah kamu harus mengolah sebagian makanan sebelum disantap sendiri, tanpa bantuan waiter. Tapi jangan takut, gampang sekali “memasak” makanan hingga menjadi layak santap.

Sedangkan yang dimaksud dengan "Thai BBQ" adalah cara memanggang daging / sayuran dengan memakai sebuah kompor bertenaga listrik dan sebuah alat panggangan berbentuk kubah yang dikelilingi “kolam” untuk merebus makanan.

Saya sudah mencoba 2 kali di Bangkok dan 1 kali di Phuket. Dan kali ini akan mencoba lagi di tempat ketiga yang berbeda di Bangkok . Kali ini lokasinya berada di pusat kota dan dekat dengan sebuah station BTS*. Harga seorangnya @159B (makan saja, diluar harga minum)
Restauran seperti ini umumnya dipadati oleh warga lokal saja. Biasanya mereka datang kesini rombongan, minimal berempat. Memang dengan cara mengolah makanannya yang cukup memakan waktu bisa memberi banyak waktu bagi kita untuk mengobrol dengan teman atau keluarga. Oleh karena restaurant seperti ini jarang didatangi turis, hampir semua tulisan yang ada di dalam restauran dalam bahasa Thai, dan jarang ada karyawan yang mampu berbahasa Inggris. Jadi anda harus berimprovisasi sedikit.

Jadi langkah pertama setelah anda datang ke tempat ini adalah memilih bangku , sebisa mungkin yang dekat dengan meja prasmanan, sehingga jika nanti anda akan bolak balik tidak perlu berjalan jauh.
Waiter akan datang dan membawa “pot” dan menuangkan air di “kolam” sekelilingnya sambil menyalakan kompor. Kemudian mereka akan menaruh sebotol minuman bersoda ukuran 1 L dan beberapa air mineral serta 1 bucket es batu. Anda bisa mulai menuju meja prasmanan dan memilih makanan apa yang akan anda santap. Ambil juga beberapa piring kosong, dan jangan lupa saus untuk membumbui makanan. 
Setelah kembali ke meja, anda bisa mulai “memanggang” daging mentah yang anda ambil, caranya dengan meletakan potongan daging di “pot” tersebut. 

Di 2 tempat terdahulu disediakan potongan lemak babi yang dipakai untuk membantu pemanggangan agar daging tidak terlalu kering. Tetapi di tempat ini tidak ada jadi kita memakai mentega yang disediakan untuk membuat roti.

Untuk sayuran anda bisa juga merebusnya di “kolam” di pinggir “pot” itu, seperti “steamboat Anda tinggal mengatur tingkat kematangan daging yang anda panggang atau rebus. Untuk menambah rasa anda juga dapat mencocol daging pada saus dan baru membakarnya. Jika nanti air yang ada di “kolam” sudah berkurang, anda tinggal menambahkannya sendiri dengan menuangkan air baru dari teko yang tersedia di meja. Gampang saja bukan ?

Ingat, jangan mengambil makanan dengan porsi terlalu banyak. Secukupnya saja, jika dirasa kurang anda bisa mengambilnya lagi. Daripada nanti tidak termakan akan menjadi mubazir.

Jika anda sudah merasa kenyang, dan akan pulang, panggil waiter untuk meminta bon / bill. Biasanya sebotol air mineral, ice bucket seharga 20B dan soft drink 60B. Sehingga jika anda makan berempat, minum 1 soft drink & 3 botol air mineral, biaya yang dikeluarkan menjadi :

4X159 + 3X20 + 60 + 20 = 776 B
776B X Rp. 410 = Rp. 318.16
Jadi hanya sekitar Rp. 80 ribu saja !

Meskipun tempat ini tidak tergolong bersih, makanan yang disediakan bukan top notch, tetapi sangat seimbang dengan uang yang anda keluarkan bukan ? Juga merupakan pengalaman makanan yang menarik untuk diceritakan nanti sesaat pulang ke Indonesia !

* Maaf, lokasi dirahasiakan khusus untuk klien pembuatan itinerary Bangkok

Chocolate Ville, surga pecinta foto (selfie)

Chocolate Ville adalah sebuah restoran dengan konsep "Dining in the Park" yang unik, yaitu meniru sebuah kota kecil ala Eropa - Western - Old Amerika. Dari saat anda masuk, anda akan merasa seperti tidak berada di Thailand.

Anda akan menemukan sebagian besar bangunan yang akan ditemukan di dunia Barat seperti jeep tua, pompa bensin, perahu di danau, gudang, gazebo, kincir angin, gudang anggur, jembatan, cottage musim panas, pabrik susu, konservatorium, gazebo, mercusuar, dengan desain bangunan, properti dan detail yang indah.
2 jempol untuk perancang tempat ini karena mereka benar-benar memikirkan semuanya dengan sempurna. Angsa-angsa berenang di danau, pilihan untuk yang mau "piknik" di taman menghadap danau, harumnya ruangan toilet , fasilitas untuk pemakai kursi roda, hampir tidak ada cela.

Semua sudut di sini sangat fotogenik, sehingga para penggemar fotografi & pecinta selfie akan sibuk mengabadikan gambar di manapun anda berada. Jangan lupa bawa tripod / tongsis ! Cocok untuk yang ingin foto 'pre wed' dengan suasana Eropa. ( ada biaya khusus ) Beberapa dekor yang ada akan berganti sesuai dengan musim , misalnya di musim panas, akan ada dekor bertema pantai, di musim natal, tentu saja akan ada mr.Snowman.

Atmosfir restaurant ini sangat cocok untuk makan malam romantis. Datanglah sekitar pukul 18.00, sehingga Anda mendapatkan suasana indah dimana matahari mulai terbenam dan hari mulai malam lampu-lampu akan dinyalakan dan menimbulkan suasana hangat dan klasik elegan . Ada sebuah mercusuar yang bisa anda naiki hingga ke puncaknya untuk melihat seluruh area dari atas.
Karena ini adalah sebuah restaurant jadi anda tidak perlu membayar tiket masuk, sehingga anda dapat memesan minum saja. Tetapi anda tidak dapat memilih dimana anda ingin duduk. Jangan takut, dimanapun anda duduk, ambience yang anda dapatkan akan tetap sama. Tetapi ingat, jika datang di akhir pekan, reservasi* tempat terlebih dahulu, karena tempat ini sangat populer sehingga terkadang anda harus menunggu dahulu selama beberapa waktu.

Bagaimana dengan harga makanannya ? Jangan takut, Chocolate Ville menyajikan makanan dengan harga yang wajar , seperti makan di cafe trendy di Jakarta. Menunya pun sangat beragam, mulai dari makanan Barat seperti steak , pizza , spaghetti , fried chicken, rissoto atau Asian Food seperti mie , TomYum , berbagai pilihan sea food & Chinese food dan sebagainya . Signature dishes di sini yang paling terkenal adalah spare ribs ( no halal ) dengan harga 425 untuk hall rack / 5 pc.
Menu vegetarian pun ada. Begitu juga berbagai macam kue dan makanan penutup dengan tampilan yang menarik tersedia juga. Yang mengherankan, di tempat ini harga minuman non-alkohol seperti soft drink tergolong murah, yaitu hanya 40B ! Ada juga berbagai minuman beralkohol seperti beer dan wine.
Lihat daftar menunya di link ini
Namun, tentu saja ada sedikit kekurangan dari semua aspek positif Chocolate Ville. Karena tempat ini mungkin awalnya hanya untuk kalangan lokal , sehingga jarang terlihat ada wisatawan bule / foreigner ( kecuali dengan teman, Thai people) , sehingga praktis tidak ada staff yang mampu berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Tetapi untung buku menu masih mencantumkan tulisan dalam bahasa Inggris.

Yang kedua adalah yang paling vital. Tempat ini terletak sedikit jauh dari kota di bagian timur laut Bangkok, sekitar 40-50 menit berkendara dari pusat kota Bangkok ( jika tidak macet ) . Tidak dilalui jalur transportasi massal seperti BTS / MRT, jadi pilihan hanya naik taksi , atau sewa mobil dengan supir. Banyak sopir taksi yang menolak untuk pergi ke sini karena terlalu jauh, area macet, dan banyak juga yang tidak tahu dimana lokasinya.

Untuk kembali ke hotel, jangan khawatir, ada beberapa taksi menunggu di sana untuk mengantar anda pulang. Tapi siap-siap saja untuk merogoh dompet cukup dalam, sekitar 200-500B

But it's all worth it. Dress nicely, prepare your camera, and cheeeseeeee !

Tips untuk yang mau ke Chocolate Ville dengan taksi :
1. Print / cetak peta lokasi dan alamatnya dalam tulisan THAI , kemudian tunjukan pada supir taksi , karena banyak dari mereka yang tidak bisa membaca huruf latin *
2. Cari taksi dengan GPS dan masukan kode lokasi 
3. Jika supir taksi mau mengantar tetapi masih bingung, telpon 083-077-3038, agar supir dapat berbicara dengan seseorang di sana untuk memberi arah yang jelas

Mau sewa mobil untuk datang ke sini ? Klik link ini

Ayam Goreng Thai-Style / Gai Tod (ไก่ทอด) Terenak

Saya ini seorang "chickentarian"  , alias hanya suka memakan daging ayam. Jadi, pada trip terakhir ke Bangkok & Phuket, saya mempunyai misi untuk mencari goreng ayam terenak di 2 kota itu, pilihan beberapa situs / buku panduan yang telah saya baca dan browsing sebelumnya.

Siam Niramit : makan All You Can Eat !

Untuk yang berencana ke Bangkok atau Phuket dan menyukai hal tentang sejarah, seni panggung, tontonan kolosal yang bermutu, menonton show Siam Niramit adalah suatu keharusan ! Dengan harga tiket yang memang tidak terlalu murah, selain menonton suatu pertunjukan yang menakjubkan, anda juga dapat difoto atau menunggang gajah, melihat beragam kebudayaan, bangunan , tarian Thailand dalam jarak dekat.

Artikel ini tidak akan menceritakan 'spoiler' apa yang akan ada nikmati disana, karena anda harus menontonnya sendiri, tetapi menekankan pada betapa tidak ruginya jika anda membeli tiket Siam Niramit lengkap termasuk dengan buffet dinner all you can eatnya !

TOP 5 TUJUAN SERU BANGKOK WAJIB DATANG

tujuan wisata Bangkok

TEMPAT WISATA SERU DI BANGKOK YANG WAJIB DI DATANGI

Ada banyak sekali tempat seru yang wajib didatangi jika kamu akan datang ke Bangkok.

Tetapi jika waktunya terbatas, kamu harus pintar-pintar memilih tempat yang harus diprioritaskan untuk didatangi terlebih dahulu.

Kuliner Thai part 2




Setelah kenyang mencoba makan Thai food di bagian pertama, sekarang giliran minuman / dessert untuk cuci mulut dan sedikit jajan-jajan kecil ! So cheap, just try everythinglaaaa !!!

Untuk mencari jajanan seperti ini, sangat gampang sekali, karena dimana-mana banyak penjual makanan dengan kereta / gerobak dorongnya , atau dengan kendaraan yang sudah dimodifikasi dengan apik.