Loy Krathong / Yee Peng Chiang Mai

November kemarin, saya akhirnya mendapat kesempatan untuk merayakan kemeriahan festival Loy Krathong (baca dulu di sini )  di Chiang Mai, Thailand. Festival ini sebenarnya dirayakan di seluruh penjuru Thailand. 

Tetapi di sini lebih istimewa karena ada aktivitas menerbangkan lampion secara bersamaan di malam hari / YeePeng (baca di sini ).  Di kota Bangkok sendiri, perayaan Loy Krathong hanya diperbolehkan untuk melarungkan Krathong di perairan, dan menerbangkan lampion dilarang karena membahayakan pesawat dan bisa menimbulkan efek kebakaran.

CHAO, (Boutique) Hostel Bangkok


Sebagai salah satu kota favorit di dunia untuk berlibur, Bangkok selalu melahirkan banyak tempat-tempat baru yang asyik untuk dikunjungi, baik dalam bentuk mall, night market, hangout spot di tepi chao phraya, dan masih banyak lainnya. Sehingga tentu saja banyak hotel / hostel baru juga dibuka untuk mengakomodir berbagai macam jenis traveler yang datang.

Yee Peng / Lantern Festival Chiang Mai


Sebentar lagi masyarakat di seluruh penjuru Thailand akan merayakan festival Loy Krathong . ( Baca di sini)  Selain perayaan  di air, Loy Krathong di Chiang Mai, ibukota kuno dari bekas kerajaan Lanna menjadi lebih istimewa dan lengkap karena  adanya festival Yi Peng . Yi berarti "dua" dan peng berarti "penuh hari bulan". Yi Peng mengacu pada hari bulan purnama di bulan kedua menurut kalender lunar Lanna (bulan kedua belas menurut kalender lunar Thailand).  Meskipun tanggal tepatnya berubah tiap tahun, tetapi  biasanya diadakan pada pertengahan bulan sampai akhir November, 3 hari sebelum atau setelah Loy Krathong. 

Loy Krathong : Festival Indah Thailand

Salah satu festival yang paling indah di Thailand adalah malam Loy Krathong,  dimana menjelang malam hari orang-orang berkumpul di sekitar danau, laut, sungai dan kanal untuk memberikan penghormatan kepada dewi air dengan melarung ( melepaskan, mengapungkan)  hiasan rakit seperi teratai berbentuk indah, dihiasi dengan lilin, dupa dan bunga ke air. Melihat  nyala dari ribuan  lilin tersebut berbinar di atas air, mengirimkan seribu titik-titik cahaya adalah suatu pemandangan menakjubkan.

Kuliner Top Bangkok : Soi Polo Chicken

KULINER TOP BANGKOK : Soi Polo Fried Chicken ไก่ทอดเจ๊กี (โปโล) 
Ini kali kedua saya makan di tempat ini. Mengapa harus ke sini lagi ? Karena sebagai seorang “chickentarian” , tempat ini “saya banget” (Saya seharusnya punya tshirt seperti yang dipakai para karyawan disana , I <3 Chicken :) )

Kuliner Top Bangkok : Mango Sticky Rice

Jika diadakan survey apa makanan penutup  atau dessert yang paling di sukai dari Negara Gajah Putih, pasti jawabannya adalah Mango Sticky Rice / Khao Niew Ma Muang.  

Kuliner Top Bangkok : Pad Thai

(The best) Pad Thai Thip Samai
Salah satu signature dishes di Thailand selain Tom Yam Goong yang bisa di beli di mana-mana, mulai dari gerobak pinggir jalan hingga ke restaurant mewah adalah Pad Thai . Disukai semua kalangan karena murah dan mengenyangkan.

Pad thai itu seperti kwee tiaw goreng , tetapi lebih tipis dan lebih kecil dan yang dipakai di tempat ini adalah Chanthaburi noodles yang di keringkan dengan cara di jemur, dan mempunyai texture yang lebih kenyal. Digoreng bersama dengan toge , tahu, telur dan kacang serta kucai.

Sebenarnya Januari lalu saya sudah pernah merasakan pad thai ini, tetapi untuk take away di hotel. Saat itu saya  merasa biasa saja, tidak istimewa. Itu mungkin karena konon katanya jika makanan dibawa pulang biasanya rasanya tidak seenak dimakan di tempat, sehingga saya bertekad mau mencoba sekali lagi makan langsung di tempat aslinya.

Tempat makan ini biasa saja, terletak di pinggir jalan, dan tidak mewah. Tetapi selalu penuh dipadati lokal Thai yang sudah mengantri untuk makan disana atau untuk di bawa pulang.
https://c8.staticflickr.com/1/494/32059676791_1a9611cd69_o.jpg
Bagian dalam sudah dipenuhi pengunjung sehingga saya duduk di trotar dengan pemandangan kemilau Wat Saket sebagai latar belakang. 

Sudah buka selama 50 tahun, tempat ini masih menggunakan arang untuk menggoreng setiap masakan, itu sebabnya ada aroma “smokiness” yang khas yang konon membuat pad thai ini lebih istimewa daripada yang biasa berjualan di pinggir jalan. 

Dan karena tempat ini biasanya didatangi local people, para pelayan tidak mengerti bahasa Inggris, tetapi untung ada (mungkin) anak ownernya yang masih muda dan agak ganteng yang dapat menjelaskan dalam bahasa Inggris :)

Ada 3 macam pad thai yang bisa dipesan, yaitu : veggie, chicken dan sea food (Bisa juga mengganti “noodle”nya dengan bihun, dan bisa memesan tanpa noodle sama sekali) Harga mulai dari 60 B. Sedangkan jika membeli di pinggir jalan biasanya seharga 40B.

Kali ini saya datang dengan 4 orang teman, jadi kita sengaja memesan ketiga macam menu pad thai tersebut agar tahu apa perbedaannya.

Setelah datang saya agak kecewa karena ternyata ukurannya cenderung lebih kecil. Waktu Januari lalu tampak lebih besar porsinya. 

Yang veggie penampakannya seperti orak-arik telur, tahu dan tauge. Yang ayam dilengkapi dengan udang kecil dan “The Superb Pad Thai” dengan beberapa udang besar di bungkus omelette telur sehingga seperti lumpiah basah.

Begitu pesanan datang kita juga diberi sepiring condiment yaitu beberapa batang daun kucai, jeruk nipis, toge mentah dan jantung pisang. Buat kita yang kurang terbiasa mungkin pertama kali akan terasa aneh memakan semuanya.

Hmm suapan pertama rasanya enak, ada sedikit manis , gurih dan terasa ada sedikit rasa asam, saus ikan dan taburan kacang tanah membuatnya pas karena membuat ada efek kriuk-kriuk. Lengkap ada berbagai rasa di sini : asam , asin, manis dan gurih ( tanpa MSG ya...)

FYI, Thai people masih suka menambahkan bubuk cabe, sambal , minyak ikan dan……gula ke dalam makanan ! Itu karena tidak ada kecap manis dan pengganti garam untuk memberi rasa ain.

Well, IMHO oke sih, rasa enak, original tapi tidak ruarrr biasa. Cukup nilai 8 saja.

Oya, selain pad thai kita juga memesan semangkok bihun dari gerobak yang ada di depan Thip Samai. Nah ini rasanya juara ! 8,5 deh !

Dan ada beberapa gerobak makanan lain yang bisa dicoba dari kue, buah-buahan dan mixed drinks di trotoar samping Thip Samai.

Pratu Phi Pad Thai (ผัดไทยทิพย์สมัย (ผัดไทยประตูผี))
Jam Buka: Setiap hari, 6:00pm ke 12:00am
Alamat :
313 Maha Chai Road Samran Rat, Phra Nakhon 
( 313 ถ.มหาไชย สำราษราษฎร์ พระนคร กรุงเทพฯ )
Bangkok

Kuliner Top Bangkok : Boat Noodles


Ke Bangkok itu berarti 3 hal : sightseeing, shopping & kuliner ! YES YES YES ! 

Di trip ke Bangkok April kemarin, kita menyempatkan ( menjadwalkan diri harus kesana, tepatnya ) untuk menjajal (lagi) 4 tempat yang dianggap sebagai TOP KULINER SPOT YOU HAVE TO TRY yang selalu masuk dalam daftar recommend place to go versi beberapa media / blog yaitu : 
  • Thai boat noodles 
  • Pad Thai 
  • Fried Chicken 
  • Mango & Sticky Rice
(The Best)Thai boat noodles / Kuay Tiau Rua (ก๋วยเตี๋ยวเรือ) 
Mengapa disebut Boat Noodle ? Karena dahulu kala sejarahnya memang mie ini dijual di atas perahu yang mengarungi berbagai kanal, sungai atau di berbagai floating market. Tetapi walau sekarang sudah “mendarat” tetapi tetap menyandang nama “boat noodle” untuk menjaga nilai historisnya.

Dan itu juga mengapa tiap mangkok porsinya sangat minimalis, itu juga sengaja karena untuk mencegah agar kuahnya tidak tumpah karena dihidangkan dari perahu yang selalu bergoyang. Oh jadi masuk akal kenapa harus repot-repot menyiapkan ratusan mangkok tiap harinya.
Terletak di pinggir selokan yang kurang asyik dipandang mata, ada 4 restaurant yang saling bersaing untuk menjual the best boat noodle. Cara membedakannya gampang, karena di tiap restaurant para pelayannya memakai kaos yang seragam berwarna orange, pink, biru atau ungu.

Sayang , pada saat datang di bulan April kemarin saat Songkran, restaurant yang disebut sebagai “ the best” sedang tutup (Sutyot Kuetiau Lua Pa Yak / seragam oranye)

Untung di restaurant tetangganya yang memakai seragam warna ungu buka. Restaurant ini bernama “Pranakorn”. Lokasinya paling depan, menghadap jalan raya. Dapurnya terbuka dan terlihat beberapa tumpukan mangkok Restaurannya terbagi dalam 3 section, non AC, ber AC dan di lantai 2.

Untung di menunya ada gambar foto dan bahasa Inggris , sehingga tidak sulit untuk memesan makanan. Kita bisa memilih dari 5 rasa yang dan memakai mie atau bihun atau soun. Karena tempat ini biasanya hanya di datangi local people, jadi rata-rata pelayan tidak bisa berbahasa Inggris. Dan karena tidak mengerti apa yang harus dipesan, jadi kita hanya menunjuk-nunjuk yang ada di gambar menu saja.

Tidak memakan waktu lama, beberapa mangkok pesanan sudah tersaji di meja. Show Time ! 

Dry Noodle without soup terasa enak dengan bayam dan cacahan daging babi, baso babi , beserta remah kacang dan bubuk cabai kering. 

The thicken Soup tasted rasanya mirip dengan dry noodle tetapi dengan kuah yang lumayan pedas.

Rasanya endessss !!! Tidak pernah memakan hidangan seperti ini di Indonesia. Kuahnya kaya akan rasa, gurih, enak dan membuat nagih, karena sudah di campur beberapa bumbu dan rempah serta sedikit darah babi untuk memperkuat rasa kuah. 

Dengan porsi yang hanya 3-4 suap sudah habis, tidak heran orang bisa memesan hingga belasan mangkuk sekali makan. Bukan pemandangan aneh jika di meja ada tumpukan mangkok menjulang tinggi seperti menara.

Tetapi karena saat itu kita punya rencana untuk makan all you can eat beberapa waktu kemudian, hingga kita hanya membatasi diri untuk makan 1-3 mangkuk saja. Di restaurant tetangga, bahkan ada promosi jika memesan 20 mangkuk, akan diberi gratis sebotol Pepsi besar ! 

Jangan lupa untuk memesan juga pangsit dan dorokdok babi sebagai pelengkap atau topping. Dorokdok kulit babinya enak sekali karena renyah, gurih dan sedikit asin. Menyesal karena hanya memesan 1 mangkuk saja :(
Untuk yang tidak makan pork, datanglah sebelum pukul 3 sore karena rata-rata menu dengan daging beef habis setelah pukul 4 sore

Harga dipukul rata flat @12B untuk boat noodle atau topping pangsit & dorokdok.

Jika restauran dengan menu seperti ini ada di Indonesia, slogan yang cocok adalah " Walaupun porsinya se uprit, tapi rasanya selangit".

Ini video review  dari seorang food blogger terkenal :
Lokasi :
Victory Monument
BTS – Victory Monument (Exit 3)
Buka jam 11.00-21.00
Jalan menuju Fashion Mall kemudian setelah melewati monument turun ke bawah . Sebrangi kanal/selokan besar dan ada beberapa Restaurant terletak tepat di samping kanal itu.

Tips Bagaimana Memilih Hostel Yang Oke di Bangkok



Tips Bagaimana Memilih Hostel Yang Oke di Bangkok

Para pemula yang mau ke traveling ke luar negeri seperti ke Bangkok-Thailand biasanya bingung mau memutuskan untuk tinggal dimana.

Apalagi saat ini ada banyak pilihan antara di Hostel, Hotel atau Air BnB. 
  • Budget minimalis tapi ingin tinggal di tempat yg nyaman dengan fasilitasnya lengkap seperti di hotel berbintang 
  • Solo traveling dan ingin mencari teman baru dari berbagai penjuru dunia ? 
  • Atau malah traveling ramai-ramai dengan teman ? 

All You Can Eat Bangkok MURAH !

Di beberapa kota besar di Thailand, ada konsep restauran yang menyediakan menu All You Can Eat Buffet, Do It Yourself : Thai BBQ dengan harga mulai dari 150B (beda lokasi beda harga) saja ! Wih, sangat menggiurkan sekali bukan ? Murah , meriah, mengenyangkan !

Yang dimaksud dengan All You Can Eat adalah kamu bisa makan apapun yang tersedia, bebas sebanyak apaapun. Ada banyak sekali menu yang dapat dipilih dari berbagai menu Thai, Sea Food & Western Food, mulai dari makanan pembuka seperti roti dan berbagai selai, salad, SomTam, berbagai macam daging mentah ( chicken, pork, sea food) yang dapat di olah menjadi main course, Spaghetti, French Fries, Chicken Nuggets, dll dan kemudian ada berbagai macam dessert seperti Es Campur ala Thai , buah-buahan dan Es kelapa, dll.

Anda dapat mengambil sebanyak yang Anda inginkan tapi tolong menjadi perhatikan kapasitas perut anda dan tidak membuang-buang makanan ! Karena jika nanti anda menyisakan banyak sisa makanan di meja yang tidak termakan, akan kena denda.
Buffet karena sistem ala prasmanan, kamu mengambil sendiri makanan yang ingin disantap di deretan meja prasamanan , dan bisa bolak balik kembali mengambil apapun yang anda inginkan.
Yang dimaksud dengan Do It Yourself adalah kamu harus mengolah sebagian makanan sebelum disantap sendiri, tanpa bantuan waiter. Tapi jangan takut, gampang sekali “memasak” makanan hingga menjadi layak santap.

Sedangkan yang dimaksud dengan "Thai BBQ" adalah cara memanggang daging / sayuran dengan memakai sebuah kompor bertenaga listrik dan sebuah alat panggangan berbentuk kubah yang dikelilingi “kolam” untuk merebus makanan.

Saya sudah mencoba 2 kali di Bangkok dan 1 kali di Phuket. Dan kali ini akan mencoba lagi di tempat ketiga yang berbeda di Bangkok . Kali ini lokasinya berada di pusat kota dan dekat dengan sebuah station BTS*. Harga seorangnya @159B (makan saja, diluar harga minum)
Restauran seperti ini umumnya dipadati oleh warga lokal saja. Biasanya mereka datang kesini rombongan, minimal berempat. Memang dengan cara mengolah makanannya yang cukup memakan waktu bisa memberi banyak waktu bagi kita untuk mengobrol dengan teman atau keluarga. Oleh karena restaurant seperti ini jarang didatangi turis, hampir semua tulisan yang ada di dalam restauran dalam bahasa Thai, dan jarang ada karyawan yang mampu berbahasa Inggris. Jadi anda harus berimprovisasi sedikit.

Jadi langkah pertama setelah anda datang ke tempat ini adalah memilih bangku , sebisa mungkin yang dekat dengan meja prasmanan, sehingga jika nanti anda akan bolak balik tidak perlu berjalan jauh.
Waiter akan datang dan membawa “pot” dan menuangkan air di “kolam” sekelilingnya sambil menyalakan kompor. Kemudian mereka akan menaruh sebotol minuman bersoda ukuran 1 L dan beberapa air mineral serta 1 bucket es batu. Anda bisa mulai menuju meja prasmanan dan memilih makanan apa yang akan anda santap. Ambil juga beberapa piring kosong, dan jangan lupa saus untuk membumbui makanan. 
Setelah kembali ke meja, anda bisa mulai “memanggang” daging mentah yang anda ambil, caranya dengan meletakan potongan daging di “pot” tersebut. 

Di 2 tempat terdahulu disediakan potongan lemak babi yang dipakai untuk membantu pemanggangan agar daging tidak terlalu kering. Tetapi di tempat ini tidak ada jadi kita memakai mentega yang disediakan untuk membuat roti.

Untuk sayuran anda bisa juga merebusnya di “kolam” di pinggir “pot” itu, seperti “steamboat Anda tinggal mengatur tingkat kematangan daging yang anda panggang atau rebus. Untuk menambah rasa anda juga dapat mencocol daging pada saus dan baru membakarnya. Jika nanti air yang ada di “kolam” sudah berkurang, anda tinggal menambahkannya sendiri dengan menuangkan air baru dari teko yang tersedia di meja. Gampang saja bukan ?

Ingat, jangan mengambil makanan dengan porsi terlalu banyak. Secukupnya saja, jika dirasa kurang anda bisa mengambilnya lagi. Daripada nanti tidak termakan akan menjadi mubazir.

Jika anda sudah merasa kenyang, dan akan pulang, panggil waiter untuk meminta bon / bill. Biasanya sebotol air mineral, ice bucket seharga 20B dan soft drink 60B. Sehingga jika anda makan berempat, minum 1 soft drink & 3 botol air mineral, biaya yang dikeluarkan menjadi :

4X159 + 3X20 + 60 + 20 = 776 B
776B X Rp. 410 = Rp. 318.16
Jadi hanya sekitar Rp. 80 ribu saja !

Meskipun tempat ini tidak tergolong bersih, makanan yang disediakan bukan top notch, tetapi sangat seimbang dengan uang yang anda keluarkan bukan ? Juga merupakan pengalaman makanan yang menarik untuk diceritakan nanti sesaat pulang ke Indonesia !

* Maaf, lokasi dirahasiakan khusus untuk klien pembuatan itinerary Bangkok

Tiket Atraksi Liburan Murah Bangkok Pattaya HuaHin

Pesan Tiket Atraksi Murah Bangkok-Pattaya
Mau Liburan ke Bangkok ? 
Nonton Show Ladyboys Terkenal di Pattaya ?
Foto-Foto Seru di Santorini Hua Hin ? 
Pesan E-ticket Murah Untuk Menghemat Biaya !

Sekarang ini Bangkok sudah menjadi salah satu tujuan favorit turis Indonesia untuk berlibur.

Gak mahal koq liburan kesana.

Salah satu tips pintar menyiasatinya adalah dengan memesan tiket masuk tempat-tempat atraksi disana terlebih dahulu dengan harga yang lebih murah di Indonesia !

Tour Bangkok Singapore

Terima kasih kepada para klien di bawah ini yang telah mempercayakan ASISTEN LIBURAN untuk mengatur dan menjadi guide di acara liburan group di tahun 2015 ini .

Untuk yang ingin berlibur ke Bangkok , Phuket atau Singapore dan ingin dibuatkan rencananya serta memerlukan guide yang bisa berbahasa Indonesia, silahkan kontak kami, lewat email, atau WA di +62 82120523643

Makan Murah di Changi

Makan Murah di Changi
Makan Murah di Changi
Buat kamu yang belum pernah ke Singapore dan ini trip pertama kali ke sana, kamu harus tahu dulu bahwa traveling ke Singapore itu butuh budget yang cukup besar.

Sebagai salah satu negara dengan biaya hidup termahal, jadi untuk makan di food court atau fast food saja siap-siap mengeluarkan kocek mulai dari $4-10, atau sekitar Rp.40.000- 100.00 persekali makan.

Menyumbang "Peti Mati" di Bangkok


Saya melewati sebuah kuil Cina (義德 堂) yang terselip di sisi Wat Hua Lamphong ini setiap hari saat menuju / dari hostel saya di area Samyan, Bangkok. 

Awalnya saya tidak perduli mengapa banyak orang yang berdoa di sisi trotoar jalan, dari pagi, sampai sekitar pukul 11:00 malam. 

Dan heran mengapa altarnya diletakan di pinggir jalan/trotoar sehingga untuk yang sedang berdoa akan terganggu dengan orang yang sedang berjalan, dan begitu juga yang sedang berjalan, harus turun ke jalanan agar tidak melewati orang yang sedang berdoa.

Tapi setelah hostel saya memberi informasi bahwa di kuil / kelenteng ini anda dapat menyumbangkan uang untuk membeli peti mati untuk para orang miskin, saya langsung teringat pada sebuah acara TV yang pernah membahas tentang hal ini.

Bagi  sebagian besar rakyat Thailand yang beragama Budha, hidup berhubungan dengan karma dan kepercayaan umum bahwa jika anda berbuat baik, maka keberuntungan akan datang dan  jika anda berbuat buruk, maka nasib buruk akan datang kepada Anda.

Memberi sumbangan untuk tujuan baik adalah cara untuk menarik keberuntungan kembali untuk diri sendiri dan keluarga dan membawa karma yang baik untuk kehidupan sekarang dan yang akan datang.

Keesok harinya saya masuk ke tempat ini. Di Chinese Ruamkatanyu Foundation Temple, anda dapat menyumbangkan uang dari 20 baht sampai 500 baht atau lebih semampu anda untuk membayar peti mati, kain putih dan acara pemakaman yang layak bagi orang-orang miskin, para tunawisma, korban yang tewas dalam kecelakaan atau dibunuh, dan tidak memiliki kerabat atau keluarga untuk mengklaim mayat ybs.

Begitu banyak orang ingin memberi sumbangan. Walaupun saya tidak mengerti apa-apa, saya ikut mengantri mengikuti barisan saja. Tiba di meja, ada petugas yang memberi 2 buah lembar kertas, yang berwarna pink dan putih.


Walau tulisannya dalam bahasa Thai, tapi petugas yang tahu saya tidak mengerti, menunjukan baris kosong yang dapat diisi dengan nama saya di kertas warna pink. Anda juga bisa menuliskan nama orang lain, misalnya anggota keluarga anda jika akan berdonasi lebih dari 1 kali.

Dan saya menyebutkan jumlah uang yang akan saya berikan, atau tinggal mengeluarkan uang di meja bagi yang tidak bisa berbahasa Thailand sehingga si petugas yang akan menuliskan jumlah uang anda.

Nanti setelah anda mendapat 2 slip kertas tersebut, anda berjalan ke bagian dalam ruangan dan tersedia deretan lem untuk menempelkan kertas pink ke deretan peti mati yang berada di situ.

Setelah itu, kertas tersebut anda tempelkan di salah satu peti mati yang ada sambil berdoa agar arwah mereka mendapat tempat yang layak. Secara teori nama anda juga ikut dibakar di krematorium bersama dengan peti mati tersebut dan nama anda juga dikirim ke surga melalui asap sehingga mereka tahu anda membantu pemakaman seseorang.
Setelah itu jika anda bukan Budhist, anda dapat langsung meninggalkan tempat ini.
Tetapi jika anda Budhist, anda bisa mengambil sekitar 20 batang hio untuk berdoa di altar luar dan menancapkan hio tersebut di sebuah mangkok wadah situ.

Kemudian  slip putih dibakar di wadah yang berbeda sambil berdoa  untuk memberikan penghormatan kepada  para dewa .

Ternyata, saat saya datang kuil tersebut memang sedang dalam tahap renovasi , itu sebabnya mengapa orang-orang berdoa di trotoar jalan. Normalnya , kegiatan ini dilakukan di dalam ruangan yang bersebelahan dengan ruang kita memberi sumbangan itu.
Hanya dibutuhkan waktu kurang dari 15 menit untuk membuat sumbangan. Waktu terbaik untuk pergi adalah malam atau pagi hari, dan kadang-kadang anda akan menemukan bintang film , pelacur, waria, keluarga, pasangan kekasih, anak sekolah datang ke sana juga.

Ini murni adalah tindakan beramal, tanpa memandang anda menganut agama apa, karena membantu sesama manusia adalah salah satu kewajiban kita hidup di dunia ini.

An old Thai proverb says : if you do good you will receive good; if you do evil you will receive evil.

Petunjuk lokasi : ke MRT SamYan, dan kemudian berjalan ke arah pintu Exit 1,  jalan ke kiri dan  sekitar 1-2 menit berjalan. 

Everyday Hostel Bangkok Keren !

Buat yang mau ke Bangkok dan bingung mau tinggal dimana , karena terlalu banyak pilihan, ingin yang nyaman, gampang ke mana-mana tetapi budget terbatas ? Everyday Bangkok Hostel is the answer !

Hostel keren, eyecatching, funky, hip & brand new ini umurnya baru 7 minggu saja ! Sehingga semua perabotan, dan kondisi hotelnya masih sangat kinclong ! Salah satu owner adalah Nussara , seorang perempuan muda yang cantik dan ramah, ia mendirikan hostel ini sebagai sebuah bisnis keluarga dengan adik-kakaknya.
Begitu masuk, kita langsung disambut ruangan resepsionis / lounge area / internet / game room yang sangat youthfull & colourfull, perpaduan desain industrial dengan mixed thai culture. Dengan banyak bean bags, 1 big screen, x-box, board games, gitar, snack bar, 3 komputer dan langit-langit yang ditempeli berbagai kain dengan pola yang tabrak warna dan motif, suasana relax / chill, langsung terasa .
Naik ke lantai mezzanine, dimana ada meja panjang, big screen, dan mini library dengan banyak koleksi buku. Disini juga ada dapur dengan berbagai peralatan seperti kulkas, microwave, kettle, toaster, dan bisa buat self-service tea and coffee all day long ! 

Jadi asyik untuk breakfast pagi-pagi, mingle dengan backpackers / travellers lain atau tempat ngobrol / hang out di malam hari sambil menonton DVD.
Yang keren juga ada papan pengumuman di dinding untuk menempel banyak info seperti aktivitas yang bisa dilakukan bersama, dan ada "hall of fame" dimana kita bisa menempel kertas yang kita gambar sendiri.
Seperti layaknya hostel dimana-mana yang tidak ada lift, jadi kita harus menaiki banyak anak tangga, dan merupakan sedikit olahraga kecil karena hari pertama saya tidur di private room yang ada di lantai 5 ! Ugh, cukup bikin keringetan juga ! :)
Dengan wallpaper suasana festive yang meriah, AC , queen size bed (dengan Kasur yang empuk) , 1 meja kecil dan 1 kursi plus 1 jendela besar kita juga mendapat 2 botol air mineral dan 2 buah handuk. Private room ini tidak ada private bathroom, tetapi jika kamu lebih prefer jika ada ensuite bathrooma, mereka juga menyediakan pilihan kamar itu.Oya, tiap kamar disini di desain dengan tema yang berbeda-beda. Jika ingin melihat apa saja pilihan kamarnya, bisa dilihat di sini

Besok malamnya saya pindah ke female dorms with 4 beds di lantai 4. Ukuran kamar pas, tidak terlalu sempit. Dan di dinding pinggir ada colokan listrik, lampu dan rak yang bisa dikunci dimana bisa dipakai untuk menyimpan benda-benda kecil. Dan yang keren, ada lubang kecil sehingga kamu bisa men charge gadget dengan meninggalkan kamar dengan rasa aman . Tapi bawa kunci gembok sendiri ya ! 

Di sini shared bathroomnya terpisah di tiap lantai untuk tiap gender. Lantai 2 & 4 untuk wanita, 3&5 untuk pria. Jadi ketika tinggal di lantai 5 saya harus turun dulu ke lantai 4. Di dekat pintu masuk ada jejeran sendal yang dapat dipakai untuk masuk ke dalam cubicle shower room. Wow ! hostel ini sangat mengutamakan kebersihan sekali ! FYI, untuk naik ke lantai atas , semua alas kaki harus di lepas dan disimpan di rak di lantai dasar.
Shower room nya cukup luas, dengan gantungan handuk, rak kecil untuk menyimpan toiletries, air panas-dingin dan sabun cair & shampoo. Ada 4 shower room dan 2 toilet. Sayang toiletnya adalah "toilet kering" yang tidak dilengkapi water spray. Jika kamu tidak terbiasa dengan tissue - menissue ;), di lantai dasar ada toilet yang dilengkapi dengan water spray :) Disediakan hair dryer untuk wanita jadi tidak perlu membawa dari rumah ! 

Untuk yang mau mencuci baju, disini juga ada 2 washing machine yang bisa dipakai, dengan 40B saja kamu bisa mencuci baju dan menjemurnya di teras, sehingga kamu tidak perlu membawa baju banyak-banyak. Juga ada banyak lockers untuk menyimpan tas / barang berharga di lorong hostel.

Pagi hari kita bisa membuat sarapan sendiri, karena di sedikan kopi dan teh, serta ada makanan ringan. jangan lupa mencuci peralatan sehabis digunakan ya !
Walaupun tidak terletak percis di jantung kota Bangkok, tetapi hostel ini hanya berjarak 7 menit jalan dari MRT , sehingga gampang untuk ke tempat-tempat terkenal seperti Chatuchak, Silom Area, Terminal 21, atau stasiun kereta Api Hua Lamphong.

Untuk ke pusat kota seperti MBK, Siam Squarea , Pratunam area, juga gampang banget ! Jalan kaki 2 menit ke bus stop dan tinggal naik bis kota 1x saja dan voila ! Or tinggal ke 1 stasiun MRT dan kemudian pindah ke stasiun BTS.
Datang atau pergi dari airport DMK juga gampang, tinggal naik bus A1 dan kemudian sambung MRT. 

Jika dari Suvarnabhumi tinggal naik ARL dan kemudian MRT. Fast & cheap !

Setelah beberapa kali tinggal di hostel yang berbeda di banyak kota, so far Everyday Bangkok Hostel adalah salah satu yang terbaik !

Dengan free wifi all area dengan akses kencang dan stabil, attention to details yang maksimal, akses pakai kartu, CCTV, staff yang ramah dan helpfull, ada print out peta lokasi hotel dan tempat-tempat sekitar yang informatif, kebersihan yang top notch serta tiap sudut hostel yang "instagramable" , jadi gak perlu bingung lagi mau mencari tempat tinggal yang nyaman selama di Bangkok !

UPDATE:
Since we love this hostel, so for Songkran 2015 we spent 4 days here and had a blast throwing water in front of the hostel and celebrating it with the other fellaz. 

Mulai dari 280B / malam

Address : 1-3 Sap road Siphraya Bangrak Bangkok, Thailand 10500
Tel. : +66 (0)2 637 0009
E-Mail : contact@everydaybangkokhostel.com 

The Nearest Metro Station
MRT : Samyan Station-Exit No.1